Selasa, 27 Oktober 2009
SMS Gateway
Keunggulan SMS (Short Message Service) yang sederhana, cepat dan mudah membuat masyarakat semakin tertarik untuk selalu menggunakan teknologi ini. Jumlah pengguna yang semakin meningkat dari hari ke hari menjadikan para provider telekomunikasi menurunkan tarif pengiriman SMS seiring bertumbuhnya pengguna. Tentu saja banyak kalangan mengambil sisi peluang bisnis dari tren berSMS ini.
SMS Gateway sebenarnya muncul karena semakain tingginya minat masyarakat dalam bertukar informasi melalui SMS. Kemunculan MMS, 3G videocall, dan sejenisnya tidak mempengaruhi aime masyarakat untuk berSMS ria. SMS merupakan pengiriman pesan berupa Alphanumeric singkat. Pengiriman SMS ini bisa dilakukan dengan didukung oleh jaringan GSM maupun CDMA.
SMS gateway sendiri sebenarnya dalah pintu gerbang penyebaran informasi sebagai bentuk aplikasi komputer dengan media SMS yang didasarkan pada suatu database. Keunggulan dari SMS gateway ini sendiri adlah Message customination, automatic reply dan large capacity. Fitur yang dimiliki SMS gateway diantaranya beruapa auto reply (berdasarkan dari SMS request), pengiriman massal (berdasarkan dari SMS broadcast) dan pengiriman terjadwal (pengiriman SMS, bebas dan terjadwal).
Alat-alat yang diperlukan dalam aplikasi SMS Gateway ini berupa:
1. Komputer: nantinya akan menjadi server dan tidak memerlukan spesifikasi khusus.
2. Handphone atau modem
3. SMS centre: Penyedia store/forward, layanan nomer pendek dan SMS broadcast
4. Library komponen: meruakan library yang tersedia. Tersedia versi gratis (FBUS, BOOMERANGGSM) dan versi komersial (OXYGEN dan WinSMS)
Sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari kita secara tidak sadar telah menggunakan aplikasi SMS Gateway ini. Banyak perusahaan menggunakan fitur SMS gateway ini untuk mendapatkan profit yang sangat besar. Misalnya aplikasi Reg(spasi).... kirim ke ... . Dengan tarif yang sangat mahal banyak orang menggunakan fitur tersebut. Misalkan provider penyedia SMS centre menggambil untung 20% dari tarif SMS (biasanya sekitar Rp 2000), bayangkan berapa rupiah yang masuk ke kantong para penyedia layanan SMS Gateway kalikan dengan berapa orang customer yang mereka miliki. Ternyata berwirausaha itu mudah ya kalau kita kreatif...^^
Fitur SMS Gateway ini juga banyak dikembangkan dalam sistem informasi akademis yang memanfaatkan fitur auto reply dalam informasi nilai. Selain infotaiment dan pendidikan sistem ini sebenarnya juga bisa dikembangkan dalam banyak aspek lain seperti kesehatan dan pariwisata.
Selamat mencoba^^
Rabu, 21 Oktober 2009
Limewire sebagai salah satu aplikasi peer to peer

Mengapa limewire? dari sekian banyak aplikasi pencari atau sharing yang tersedia, limewire lmemiliki lebih banyak kelebihan, misalnya saja pada , LimeWire Pro 5.1.2 . Walaupun gratis, LimeWire Pro 5.1.2 mempunyai begitu banyak kelebihan, antara lain :
1. Tidak ada bundle program lain yang terinstal, tidak ada spyware maupun adware.
2. Firewall to firewall transfer sehingga jumlah file sharing yang bisa anda download melimpah.
3. Menggunakan UDP Host Caches sehingga koneksi memiliki kecepatan yang sangat cepat
4. Universal Plug n Play sehingga memudahkan anda dalam mencari file dan mempermudah proses download anda.
5. iTunes integration
6. Creative common integration
7. Support penggunaan proxy sehingga anda bisa merahasiakan identitas komputer anda
8. Hasil pencarian dilengkapi dengan penjelasan yang lengkap mulai dari ukuran file dan sebagainya.
9. Mendukung pencarian group dan internsional.
Sebagai software file sharing memiliki fitur – fitur utama seperti :
1. Mudah digunakan, tinggal install..jalankan..dan cari..
2. Bisa mencari file berdasarkan artis, judul, genre maupun metainformasi
3. Mendukung multiple search
4. Sudah terintegrasi dengan fasilitas chat oline
5. Terkoneksi secara langsung ke komputer.
6. tersedia dalam banyak bahasa
dan masih banyk lagi.
Kamis, 08 Oktober 2009
SFD(Software Freedom Day) Universitas Ma Chung
Namun, mengingat pentingnya persiapan yang matang dalam penyelenggaraan suatu acara, SFD2009 Universitas Ma Chung akan diundur menjadi hari Sabtu, 10 Oktober 2009.
Berikut langkah-langkah registrasi event “Software Freedom Day 2009 – Universitas Ma Chung”:
1. Membeli tiket dan mendaftar pada panitia seharga Rp5.000,-. Untuk lebih jelasnya, silahkan menghubungi nomor HP panitia yang tercantum pada flyer di atas.
2. Wajib mendaftar online dan menyatakan kehadiran pada portal event SFD2009 - Ma Chung di http://osum.sun.com/events
NB:
- Dengan pambayaran Rp5.000, peserta akan mendapatkan fasilitas berupa snack, sertifikat, dan CD Open Solaris (sesuai kondisi yang berlaku).
- Tiket harus dibawa pada saat registrasi acara.
- Akan ada doorprize yang sangat menarik
Minggu, 02 Agustus 2009
Kini Bumi Menjadi Tidak Bulat. . .
“Bumi Itu Bulat!!”
Salah satu Quotes yang sangat menginspirasi saya. Namun ada sesuatu yang sangat menarik perhatian saya. Waktu itu saya sempat berjalan-jalan ke sebuah toko buku ternama di kota saya. Tidak ada maksud saya untuk mencari buku tertentu untuk saya baca, karena jujur saja banyak bahan bacaan yang belum saya tuntaskan dirumah. Namun saat itu pandangan saya tertuju pada satu buku dengan judul “The World Is Flat” pada sampul covernya. secara spontan perhatian saya tertuju pada cover buku tersebut. Jujur saya tertarik pada judul yang digunakan. Yeah, kini”The world is Flat”.
Saya ambil buku itu dan saya baca resensi di baliknya (honestly, saya sangat ingin membawa pulang buku itu,tetapi saya teringat bahwa waktu itu akhir bulan.. hehe). Sang pengarang mengatakan bahwa di abad ke-20 menuju abad ke-21 saat ini penyebaran informasi sangat tak terbendung. Tak dipisahkan oleh jarak dan waktu. Sempat teringat di benak kita bagaimana kakek dan nenek kita dahulu yang saling bertukar informasi menggunakan surat yang dikirimkan melalui burung merpati (haha,kayak di film2 perjuangan itu loh teman-teman). Lalu agag modern sedikit lah, bagaimana sewaktu mama dan papa kita bertukar informasi melalui surat yang dikirimkan melalui PT. Pos Indonesia(walaupun harus memberi perangko terlebih dahulu,hehe). Lalu muncullah komputer dan banyak perangkat berukar informasi lainnya. Alhasil kita sekarang bisa mengetahui berbagai informasi dan saling bertukar informasi melalui internet dan perangkat telekomunikasi lainnya. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat dunia ini menjadi semakin datar.
Mungkin ini adalah sebuah titik balik dimana pemikiran nenek moyang kita dahulu yang mengatakan bahwa dunia itu datar. Tentu saja dalam hal ini bukan karena perkembangan ilmu pengetahuan dan globalisasi, namun karena pemikiran yang belum dibuktikan secara ilmiah. Pemikiran tentang dunia itu datar membuat seseorang tersebut takut untuk berpergian terlalu jauh karena mereka khawatir jika nantinya mereka akan jatuh ke jurang yang sangat di ujung dunia di Negara Antah Berantah. Karena perasaan khawatir itulah yang membuat mereka cenderung berdiam diri dan tidak berpergian kemana-mana. Sosialisasipun dilakukan seperlunya untuk sekedar bertahan hidup.
Sampai akhirnya Kakek Christoper Colombus membuktikan kalau bumi itu bulat(ingat tidak pelajaran geografi sewaktu dia menemukan Benua Amerika?). Lhaaa,pemikiran itulah yang ada di benak manusia, setidaknya sampai abad ke-20. Pemahaman yang mantap dibuktikan dengan pembuktian ilmiah membuat manusia tidak ragu untuk melakukan perjalanan kemanapun dia mau. Entah itu untuk jalan-jalan mengetahui keadaan belahan dunia yang sebelumnya dia tidak pernah datangi sebelumnya, marketing, bahkan bersosialisasi.
Namun bagaikan titik balik dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat maju, kini dunia kembali menjadi datar. Hal tersebut tak lebih dikarenakan karena munculnya makhluk ajaib bernama internet. Jika sebelum Kakek Colombus membuktikan bahwa bumi itu bulat manusia cenderung tidak mau banyak bersosialiasi karena ketakutan akan adanya ujung dunia, kini manusia enggan bersosialisasi karena tanpa bersosialisasipun mereka telah mendapatkan berbagai kemudahan mendapatkan informasi. Anehya semua yang terjadi sekarang bahwa dunia itu datar karena adanya globalisasi merupakan titik balik dari pemikiran nenek moyang kita dahulu.
Dahulu manusia dibutakan dengan mitos, kini manusia dibutakan oleh teknologi. Kesimpulannya dari dulu sampai sekarang bumi itu tidak bulat. . .hehe(tidak secara analogi ya teman-teman)...
Regards
anggita